0 Antara Debu Taj Mahal Dan Bumi Piramid

Pada semilir bisu
Daku titipkan indah rindu
Yang mendesah dalam dada
Tiap saat yang berdetik
Kurasakan bertahun lama
Lenguh daku berkirim salam
Pada pemilik cintaku
Di tanah bersejarah Musa dan Harun
Yang pernah tersaksi kejam Firaun
Dan setia cinta Cleopatra..
Masih bersisakah rindumu kasih, padaku yang kejauhan ini?


Disini aku sayang
Antara kagum dan asyik
Merenung tegak Taj Mahal
Mengirai agung cinta Shah Jahan
Pada ratu hati, Mumtaznya..


Daku sedang menghitung, kasih..
Berat neraca kasih kita
Daku sedang mencari, kasih...
Lautan manakah yang mampuku himpun
Gambaran kasih sayangku untukmu
Dan tinggi piramid mana..
Antara sekian banyak di Giza itu
Yang mampu kubangun
Lambang tinggi setiaku




Namun tiba-tiba aku tersedar
Akan kelemahan diri ini
Maafkan aku kasih...
Atas kedaifan milikku
Tiada lagi aku termampu
Membangun monumen cinta buatmu
Tanda tulusnya kasih sayangku padamu...
Yang ada kini padaku, kasih
Cuma setitis rindu
Dan secangkir setia
Yang rela kubiar kau hirup
Agar lepas dahaga
Lepas jauh musafir hatimu berkelana...
Mencari daku...


Daku merenung mahkota yang mahal
Tersergam gagah di depan ku ini
Walau taj itu bukan milikku, kasih
Dan mahligai itu bukan terbangun kernaku
Dan aku bukanlah shah jahan itu...
Aku cuma lelakimu..
Namun aku tak jemu merenung taj itu..
Kalih pandanganku..
Terbias pada kali mengalir di bawah bumi
Indahnya ia di bawah sana..
Walau banyangan cuma


Aku percaya kasih..
Bayangan yang terlukis
Di bawah sana, adalah milikku..
Cintamu mungkin tiada semahal cinta Mumtaz..
Namun..
Tulusnya.. kukira mungkin lebih dari itu..
Taj mahal itu.. adalah biasan cintamu..
Padaku..!!!!!!!

0 487 batang pen patah: